Notification

×

Iklan

Iklan

Bali Kembangkan Pusat Keuangan Berstandar Internasional

Saturday, May 16, 2026 | 3:19 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-16T08:19:25Z
Bali mengembangkan pusat keuangan yang memenuhi standar internasional

Pemerintah Indonesia berencana membangun pusat keuangan internasional di Bali yang modelnya mirip dengan Dubai International Financial Centre DIFC di Uni Emirat Arab Rencana ini diungkap langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa


Apa itu dan di mana lokasinya


Kawasan ini akan dibentuk sebagai Kawasan Ekonomi Khusus KEK sektor keuangan dengan nama Indonesia Financial Centre IFC dibangun di atas lahan seluas sekitar 100 hektar di Bali Purbaya mengungkap rencana ini dalam konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan KSSK di Jakarta Kamis 7 5 2026


Bagaimana cara kerjanya


Sederhananya kawasan ini dirancang sebagai pintu gerbang bagi uang dari luar negeri agar mau masuk ke Indonesia Dana dari luar negeri yang masuk ke kawasan ini tidak akan langsung dikenai pajak dan aliran modal tersebut diharapkan menjadi sumber pembiayaan baru bagi proyek dan investasi di dalam negeri


Namun bebas pajak ini ada batasnya Insentif pajak hanya diberikan selama dana masih berada di dalam kawasan finansial tersebut Ketika modal digunakan untuk investasi di luar kawasan dan menghasilkan keuntungan pemerintah tetap akan memperoleh penerimaan pajak


Apakah ini sama dengan surga pajak tax haven


Pemerintah menegaskan konsep ini berbeda Dana yang masuk tetap diarahkan untuk aktivitas produktif di sektor riil maupun instrumen keuangan nasional Investor juga dapat menempatkan dananya pada surat utang pemerintah sehingga memperluas basis pembeli obligasi negara


Apa manfaatnya bagi Indonesia


Ada dua manfaat utama yang diharapkan Pertama soal pembiayaan keberadaan pusat finansial ini diproyeksikan mampu menciptakan sumber pembiayaan baru yang lebih murah dan berkelanjutan baik bagi pemerintah maupun sektor swasta Kedua soal nilai tukar masuknya dolar AS ke pusat finansial ini diharapkan juga mampu menjadi stabilisator nilai tukar rupiah


Dana yang masuk pun bisa diputar ke proyek proyek strategis Uang investor yang masuk ke sana bisa dipakai untuk berinvestasi di proyek proyek Danantara yang menawarkan imbal hasil bagus atau di proyek proyek lain di luar kawasan dengan prospek yang menjanjikan


Aturan hukumnya seperti apa


Pemerintah mempertimbangkan penerapan sistem hukum berbasis common law agar lebih menarik bagi investor global sistem hukum yang lazim dipakai di negara negara seperti Inggris Amerika Serikat dan Singapura serta dipercaya lebih ramah bagi dunia bisnis internasional


Siapa yang akan mengelolanya


CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan pengelolaan Indonesia Financial Centre di Bali nantinya dilakukan oleh badan otorita khusus dan bukan berada di bawah Danantara Meski demikian Danantara tetap akan terlibat sebagai pihak penggagas dan pendukung pembangunan kawasan tersebut


Kapan akan berjalan


Purbaya menegaskan desain Financial Centre masih dalam tahap pematangan namun ditargetkan akan segera dijalankan dalam waktu tidak terlalu lama

×
Berita Terbaru Update
close