Minat membaca buku digital terus mengalami peningkatan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Pembaca dari berbagai kalangan kini mulai beralih ke buku elektronik atau e-book karena dianggap lebih praktis dan mudah diakses melalui ponsel maupun tablet.
Fenomena ini banyak ditemukan pada generasi muda, terutama Gen Z dan milenial. Mereka terbiasa menggunakan perangkat digital dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat mencari bahan bacaan. Kehadiran aplikasi perpustakaan digital dan platform baca online juga membuat akses terhadap buku menjadi lebih cepat dan murah.
Meski demikian, tidak semua pembaca meninggalkan buku cetak. Sebagian orang tetap memilih buku fisik karena memberikan pengalaman membaca yang berbeda. Aroma kertas, sensasi membalik halaman, hingga kenyamanan membaca tanpa layar menjadi alasan utama buku cetak masih diminati.
Di sisi lain, buku digital menawarkan berbagai keunggulan. Pembaca dapat membawa banyak buku dalam satu perangkat, membaca kapan saja, serta membeli buku tanpa harus datang ke toko. Kondisi ini membuat pasar buku digital terus berkembang, termasuk di Indonesia.
Perubahan kebiasaan membaca ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin fleksibel dalam memilih media bacaan. Sebagian menikmati kemudahan teknologi digital, sementara lainnya tetap mempertahankan kebiasaan membaca buku cetak untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam.

