Rencana menghidupkan kembali jalur kereta api Purwokerto Wonosobo tengah ramai diperbincangkan masyarakat, terutama di media sosial X Twitter.
Perbincangan ini kembali mencuat setelah banyak pemberitaan soal rencana pembangunan KRL kereta rel listrik baru di Jawa Tengah, yang akan melayani rute Semarang, Demak, hingga Pekalongan. Banyak warganet yang kemudian ikut mempertanyakan nasib jalur Purwokerto–Wonosobo, yang dinilai punya potensi besar untuk mengangkut hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Apa Kata PT KAI
VP Public Relations PT KAI, Anne Purba, membenarkan bahwa reaktivasi jalur ini memang sedang dikaji bersama Kementerian Perhubungan. Ia menegaskan, setiap rencana pengembangan perkeretaapian selalu melalui proses kajian dan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian DJKA.
Anne juga menyebut bahwa rencana ini sudah resmi masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional RIPNAS hingga tahun 2030, yang mencakup reaktivasi jalur nonaktif dan elektrifikasi jaringan kereta api.
Jalur Sepanjang 92 Kilometer
Jalur Purwokerto–Wonosobo memiliki panjang sekitar 92 kilometer dan sudah lama mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurut rencana, beberapa segmen jalur bisa dibuka lebih dulu menggunakan kereta non-listrik, sambil menunggu kesiapan elektrifikasi di masa mendatang.
Daerah Juga Siap Dukung
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyatakan siap berkolaborasi dengan kabupaten-kabupaten lain yang dilewati jalur ini, seperti Banjarnegara dan Purbalingga, demi mempercepat proses reaktivasi. Bahkan ada harapan agar rencana yang semula dijadwalkan tahun 2030 bisa dipercepat.
Bupati Wonosobo menilai reaktivasi ini akan berdampak besar bagi sektor pariwisata dan pertanian daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Jawa Tengah selatan.
Pendanaan Lewat Skema Kreatif
Pemerintah saat ini aktif mendorong pengembangan infrastruktur transportasi melalui skema pembiayaan di luar APBN, yaitu melalui investasi swasta dan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha KPBU, sebagai pendorong utama pengembangan sektor kereta api.
Singkatnya, rencana reaktivasi jalur kereta Purwokerto Wonosobo memang nyata dan sudah masuk program nasional, namun masih dalam tahap kajian dan belum ada kepastian kapan mulai dibangun.

