Kabar kurang mengenakkan datang bagi Anda yang hobi bepergian dengan pesawat. Akibat lonjakan harga bahan bakar pesawat avtur dunia, sebanyak tujuh maskapai penerbangan besar mengumumkan kebijakan baru untuk menjaga kelangsungan bisnis mereka.
Kebijakan ini mencakup kenaikan harga tiket hingga pengurangan frekuensi penerbangan di beberapa rute tertentu. Berikut ringkasannya
Kenapa Harga Tiket Naik
Kenaikan harga avtur yang signifikan menjadi alasan utama. Karena biaya operasional terbesar maskapai ada pada bahan bakar, mereka tidak punya pilihan lain selain menyesuaikan tarif agar tidak merugi.
Apa Saja Dampaknya bagi Penumpang
1. Harga Tiket Lebih Mahal
Penumpang akan merasakan kenaikan harga tiket, terutama pada rute domestik dan internasional jarak jauh.
2. Rute Berkurang
Beberapa rute yang dinilai kurang menguntungkan atau sepi peminat terpaksa dikurangi jadwal terbangnya, atau bahkan dihentikan sementara.
3. Pilihan Jadwal Terbatas
Dengan pengurangan rute, pilihan jam terbang bagi penumpang kini menjadi lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.
Daftar Maskapai yang Terdampak
Dalam laporan tersebut, terdapat tujuh maskapai baik maskapai layanan penuh maupun berbiaya rendah atau LCC yang mulai menerapkan penyesuaian ini secara bertahap. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyeimbangkan antara biaya operasional yang membengkak dengan daya beli masyarakat.
Tips bagi Calon Penumpang
Pesan Tiket Lebih Awal
Membeli tiket jauh jauh hari biasanya tetap lebih murah dibanding mendadak.
Cek Promo
Pantau aplikasi pemesanan tiket untuk mencari diskon atau promo kartu kredit.
Pilih Hari Kerja
Jika memungkinkan, terbanglah di hari biasa seperti Selasa atau Rabu yang cenderung lebih murah dibanding akhir pekan.
Pemerintah dan pihak terkait saat ini terus memantau situasi ini agar kenaikan harga tidak melampaui tarif batas atas yang telah ditentukan demi menjaga stabilitas industri pariwisata nasional.

