Investor legendaris peringatkan lonjakan perilaku spekulatif yang belum pernah terjadi sebelumnya. Warren Buffett, salah satu investor paling berpengaruh di dunia, angkat bicara soal kondisi pasar keuangan global yang menurutnya sudah sangat mengkhawatirkan. Pernyataan ini ia sampaikan dalam rapat tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway yang digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Pasar Berubah Jadi Arena Judi
Menurut pria yang dijuluki Oracle of Omaha ini, perilaku investor saat ini sudah bergeser jauh dari investasi jangka panjang dan semakin menyerupai praktik perjudian.
Ia menggunakan perumpamaan yang cukup mencolok untuk menggambarkan situasi ini. “Pasar saat ini seperti sebuah gereja yang memiliki kasino di dalamnya. Siapapun bisa berpindah tempat antara gereja atau kasino. Saat ini, kasino menjadi sangat menarik,” kata Buffett.
Opsi Satu Hari = Judi, Bukan Investasi
Buffett secara khusus menyoroti maraknya perdagangan opsi harian, yaitu instrumen keuangan yang dibeli dan dijual dalam satu hari saja. Ia menegaskan bahwa membeli atau menjual opsi satu hari bukanlah investasi, bukan pula spekulasi biasa, melainkan perjudian murni.
Ia juga menilai banyak pelaku pasar tidak lagi fokus pada nilai fundamental sebuah aset, melainkan hanya mengejar keuntungan cepat dari pergerakan harga jangka pendek.
Buffett juga menyebut bahwa kondisi pasar saat ini belum pernah seramai dan seberani ini dalam hal perilaku berjudi: “Kami belum pernah melihat orang berada dalam suasana berjudi seperti sekarang.”
Kripto, Saham Meme, hingga Prediction Market Jadi Sorotan
Buffett secara khusus menyinggung perdagangan Bitcoin, saham meme, serta prediction market sebagai contoh nyata dari fenomena spekulatif yang ia maksud. Meski demikian, kekhawatirannya tidak hanya terbatas pada aset kripto, ia lebih menyoroti tren luas di mana pasar keuangan diperlakukan layaknya arena perjudian oleh banyak pelaku pasar.
Berkshire Pilih Menunggu, Tumpuk Kas Ratusan Miliar Dolar
Di tengah kondisi pasar yang ia nilai tidak sehat ini, Buffett memilih bersikap sangat hati-hati. Berkshire Hathaway kini memegang cadangan kas mendekati 400 miliar dolar AS karena Buffett menilai belum banyak peluang investasi yang memenuhi standar keamanan dan nilai yang diinginkan perusahaannya.
Buffett dengan tegas menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk membeli saham adalah ketika pasar sedang dilanda kepanikan luar biasa, kondisi dimana tidak banyak orang berani bertransaksi. Baginya, kesabaran adalah instrumen investasi yang sama pentingnya dengan modal itu sendiri.
Momen Bersejarah di Rapat Tahunan
Rapat tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam enam dekade, Buffett duduk sebagai penonton di barisan kursi audiens, bukan lagi di atas panggung. Greg Abel kini memimpin acara tersebut sebagai CEO, setelah resmi mengambil alih posisi dari Buffett.
Pesan Buffett sederhana: di pasar yang semakin berisiko dan penuh euforia spekulatif, investor sejati justru tahu kapan harus berhenti dan menunggu.

