Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Genjot Pendidikan di NTT

Monday, May 11, 2026 | 12:44 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-10T17:44:07Z

Pemerintah pusat serius membenahi pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Total anggaran yang dikucurkan untuk sektor pendidikan di provinsi ini sepanjang tahun 2026 mencapai lebih dari Rp12 triliun. Angka ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.


Salah satu program yang sudah berjalan adalah penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hingga awal Mei 2026, dana BOS reguler telah disalurkan ke 8.082 sekolah dan diterima oleh lebih dari 1,18 juta siswa di seluruh NTT. Dari total anggaran sebesar Rp1,46 triliun, realisasi penyaluran sudah mencapai Rp736,55 miliar atau sekitar 50,36 persen.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTT, Adi Setiawan, menyebut penyaluran dana ini sudah cukup merata di seluruh kabupaten dan kota.


“Sudah tersalurkan ke lebih dari 1 juta siswa, atau secara umum distribusinya antara 47 hingga 52 persen. Ini relatif merata,” ujar Adi.


Selain BOS reguler, pemerintah juga menyalurkan BOS afirmasi khusus untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil. Program ini telah menjangkau 949 sekolah dengan total 89.218 siswa penerima manfaat.


Kabupaten Sikka Tertinggi, Nagekeo Terendah


Dalam hal kecepatan penyaluran, Kabupaten Sikka mencatat realisasi tertinggi di NTT sebesar 52,45 persen, disusul Alor 52,41 persen dan Manggarai Timur 52,10 persen. Sementara itu beberapa daerah masih tertinggal seperti Kabupaten Nagekeo dengan 47,97 persen, Kota Kupang 49,10 persen, dan Kabupaten Belu 49,12 persen.


Perbedaan ini menurut Adi dipengaruhi oleh kesiapan data sekolah, kelengkapan dokumen administrasi, serta proses verifikasi dari pemerintah daerah masing masing.


Total Anggaran Pendidikan NTT 2026 Rp12,27 Triliun


Jika dirinci, total alokasi pendidikan untuk NTT tahun ini terdiri dari dua komponen besar. Pertama, belanja langsung pemerintah pusat untuk fungsi pendidikan sebesar Rp2,22 triliun yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga. Hingga April 2026, realisasinya sudah mencapai Rp541,42 miliar.


Dana Transfer ke Daerah (TKD) khusus sektor pendidikan sebesar Rp10,05 triliun.


Dari anggaran tersebut, beberapa institusi pendidikan tinggi juga mendapat alokasi, di antaranya Universitas Nusa Cendana dengan pagu Rp204,94 miliar dan Universitas Timor sebesar Rp15,18 miliar. Selain itu, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan NTT mendapat Rp11,36 miliar dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan NTT sebesar Rp9,33 miliar.


Pemerintah berharap anggaran sebesar ini dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di NTT yang selama ini masih termasuk terendah di Indonesia.

×
Berita Terbaru Update
close