Notification

×

Iklan

Iklan

Gejala HIV Lemahnya Daya Tahan Tubuh

Friday, May 15, 2026 | 10:33 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T15:33:16Z
seseorang mengalami gejala HIV dengan kondisi tubuh lemas dan daya tahan tubuh menurun akibat sistem imun melemah

HIV Human Immunodeficiency Virus adalah infeksi berbahaya yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Yang membuat penyakit ini sulit dideteksi, gejalanya sering kali tidak langsung terasa saat awal terinfeksi, sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya.


Virus ini menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu kepada bayinya saat kehamilan, persalinan, atau menyusui.


Jika tidak segera ditangani, HIV akan terus melemahkan daya tahan tubuh dan berpotensi berkembang menjadi AIDS. Karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini sangatlah penting.


Berikut ciri HIV aktif yang umum terjadi:


Demam berulang


Suhu tubuh melonjak di atas 38°C dan bisa berlangsung berminggu-minggu. Ini adalah respons tubuh yang sedang berusaha melawan virus.


Ruam kulit


Muncul sekitar dua bulan setelah terinfeksi, biasanya di wajah dan dada. Ruam tampak bersisik, berwarna merah atau keunguan, disertai rasa gatal dan nyeri.


Luka di mulut


Sebanyak 70–90% penderita HIV mengalami sariawan atau luka di mulut. Ini muncul akibat menurunnya daya tahan tubuh sejak awal infeksi.


Nyeri otot dan saraf


Penderita kerap merasakan nyeri di kaki, punggung, dan pinggul. Virus HIV juga bisa merusak saraf sehingga menimbulkan rasa sakit di berbagai bagian tubuh.


Kelenjar getah bening bengkak


Benjolan nyeri muncul di leher, ketiak, atau selangkangan. Ukurannya bisa sebesar buah kenari dan bertahan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.


Berat badan turun drastis


Tubuh yang terus-menerus melawan infeksi membutuhkan banyak energi, sementara nafsu makan dan penyerapan nutrisi menurun. Hasilnya, berat badan turun drastis meski pola makan tidak banyak berubah.


Diare berkepanjangan


Diare yang berlangsung berminggu-minggu atau sering kambuh bisa menjadi tanda sistem kekebalan tubuh mulai melemah, disertai tubuh lemas dan dehidrasi.


Lidah berwarna putih


Lapisan putih pada lidah atau bagian dalam mulut menandakan infeksi jamur oral thrush. Kondisi ini menimbulkan nyeri, bau mulut, bahkan kesulitan menelan.


Infeksi yang sering berulang


Penderita HIV lebih mudah terkena cacar ular berulang kali atau kutil pada organ intim yang terus muncul dan menyebar, karena sistem imun tidak mampu melawan kuman dengan efektif.


Penanganan Sedini Mungkin Adalah Kunci


Lebih baik mengendalikan HIV apabila muncul gejala awal dari penderita supaya penyebaran virus tidak meluas. Pengobatan utamanya adalah terapi antiretroviral ARV yang bekerja menekan jumlah virus dalam tubuh. Dengan terapi ARV yang rutin, penderita HIV tetap bisa hidup sehat dan produktif.


Penting diingat, pengobatan HIV harus dijalani seumur hidup karena hingga saat ini belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkannya secara total.


Bila Anda mengalami tanda-tanda di atas terutama jika memiliki faktor risiko segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

×
Berita Terbaru Update
close