Notification

×

Iklan

Iklan

Wabah Hanta di Kapal Pesiar MV Hondius

Sunday, May 10, 2026 | 8:41 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-11T07:32:43Z

Sebanyak 23 penumpang kapal pesiar MV Hondius dilaporkan sudah kembali ke negara masing-masing sebelum wabah hantavirus di kapal tersebut terungkap. Mereka turun dari kapal saat singgah di Pulau Saint Helena, Atlantik Selatan, pada 23 April 2026.


Saat meninggalkan kapal, para penumpang disebut belum mengetahui adanya paparan virus hanta di atas MV Hondius. Informasi ini memicu kekhawatiran karena para penumpang sudah tersebar ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, Taiwan, hingga Belanda.


Laporan media internasional menyebutkan bahwa beberapa penumpang di kapal sebelumnya sudah mengalami gejala sakit. Bahkan, ada penumpang yang meninggal dunia sebelum wabah tersebut diketahui secara luas. Organisasi kesehatan di sejumlah negara kini mulai melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang sempat kontak dekat dengan penumpang kapal tersebut.


Wabah ini diduga berkaitan dengan Andes virus, salah satu jenis hantavirus yang langka karena dapat menular antar manusia. Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa penularannya tidak secepat COVID-19. Risiko penyebaran massal juga dinilai masih rendah, terutama jika tidak ada kontak erat dalam waktu lama.


Saat ini, MV Hondius masih menjadi perhatian dunia internasional. Kapal tersebut sempat berada di dekat Cape Verde sebelum diarahkan menuju Kepulauan Canary, Spanyol, untuk proses evakuasi dan pemeriksaan kesehatan seluruh penumpang serta kru kapal.

×
Berita Terbaru Update
close